Pejuang
Selasa, 25 Desember 2012
Pejuang: Cinta (Tanah Air), Suatu Kebodohan?
Pejuang: Cinta (Tanah Air), Suatu Kebodohan?: Petang ini begitu lesu darah, mungkin karena melewatkan makan tad...
Senin, 24 Desember 2012
Moderenisasi jajah
sekarang bukan jaman batu atau jaman bahri breww cara menjajah pun sekarang sudah modern secara logika bukan secara pisik,,jajahan melalui perkembangan jaman sampai2 para koruptor itu tau tapi malah ingin meniru cara negara lain menjajah negara kita tapi bodohnya mreka malah menjajah negara sendiri menjajah masyarakat memperkerjakan manusia dengan gajih yg tidak sesuai dengan kebutuhan hidup sehingga masih banyak org2 yg tidak mampu untuk bersekolah karna masalah dana banyaknya org yg tidak memiliki rumah bnyaknya org yg kelaparan..
yg di pertanyakan di mana kah letak hati nurani mreka di mana letak logika jika mreka tidak pernah mau sadar yg kita harapkan tuhan yg sadarkan mreka..
yg di pertanyakan di mana kah letak hati nurani mreka di mana letak logika jika mreka tidak pernah mau sadar yg kita harapkan tuhan yg sadarkan mreka..
Ada istilah, bahwa bangsa ini belum
merdeka karena belum bisa mandiri sehingga masih mengandalkan produk
impor untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Marilah kita tengok
sejenak kehidupan keseharian, benarkan negeri ini belum merdeka
seutuhnya karena dijajah oleh produk impor? Jawabannya ada di dapur
rumah anda masing-masing.
Selain peralatan, juga bahan
makanan yang diolah di dapur ternyata sudah mulai didominasi oleh produk
asing. Sebagai contoh kecil saja, gula impor, buah impor, sayur impor,
termasuk bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabe, wortel,
kentang, tomat, dan sebagian besar bahan mentah lainnya. Hal ini
berbanding terbalik dengan bahan makanan produk lokal, yang notabene
tidak mempunyai merk dan penampilan kurang menarik, kotor dan jorok.
Berdasarkan dominasi bahan-bahan
makanan yang ada di tiap rumah, dapat dilihat bahwa mayoritas produk
yang dikonsumsi merupakan barang impor. Dengan banyaknya produk impor
atau asing yang dikonsumsi, secara logika dapat diasumsikan bahwa produk
yang dijual di dalam pasar banyak sekali merupakan barang-barang impor.
Dari sekian banyaknya barang
impor yang didistribusikan ke pasar dalam negeri mempunyai makna
tersendiri, yakni bangsa ini masih memiliki ketergantungan yang sangat
tinggi terhadap produk dari bangsa lain. Dapat dikatakan, dalam kondisi
terjajah, adalah dijajah oleh produk asing. Kasihan.
Pembodohan Cinta
cerita tentang cinta
cinta cinta pembodohan
cinta…
pada stress dan nggak sedikit yang gila
mati mampus minum racun serangga
gantung diri di pohon jengkol
nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
lompat melompat dari gedung bertingkat
karena cinta demi cinta…
hey kau kau kawan terlihat cemen (kan aku anak gaul lagi)
dengernyapun lagu cengeng
membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
hati pun celeng-celeng…teng teng terengteng
nontone sinetron telenovela
isinya hanya cinta
cinta cinta di teng teng…….
hey kau kau kawan kan masih banyak cerita (dunia tak selebar daun kelor)
hey kau kau kawan terlihat cemen (cinta bukan di balik kolor)
hey hey kawan terlihat cemen (cinta itu pembodohan)
hanyalah retorika yang menggebu gebu berbuntut kepentingan…
(kalo ngomong cinta) cinta umat manusia….
(kalo ngomong cinta) ada kau berkuasa…
(kalo ngomong cinta) cinta rakyat jelata…
(kalo ngomong cinta) tapi engkau membunuhnya…
(kalo ngomong cinta) adalah anugrah…
(kalo ngomong cinta) kenapa ada yang luka…
(kalo ngomong cinta) kenapa banyak yang mati…
(kalo ngomong cinta) ada pasti tujuannya…
itukah cinta itukah cinta kata kuncinya…
hey kau kau kawan sadarlah…
dunia punya cerita
cerita tentang cinta
cinta cinta pembodohan…
bagaikan bulan…
cinta pembodohan , by marjinal band
cinta cinta pembodohan
cinta…
pada stress dan nggak sedikit yang gila
mati mampus minum racun serangga
gantung diri di pohon jengkol
nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
lompat melompat dari gedung bertingkat
karena cinta demi cinta…
hey kau kau kawan terlihat cemen (kan aku anak gaul lagi)
dengernyapun lagu cengeng
membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
hati pun celeng-celeng…teng teng terengteng
nontone sinetron telenovela
isinya hanya cinta
cinta cinta di teng teng…….
hey kau kau kawan kan masih banyak cerita (dunia tak selebar daun kelor)
hey kau kau kawan terlihat cemen (cinta bukan di balik kolor)
hey hey kawan terlihat cemen (cinta itu pembodohan)
hanyalah retorika yang menggebu gebu berbuntut kepentingan…
(kalo ngomong cinta) cinta umat manusia….
(kalo ngomong cinta) ada kau berkuasa…
(kalo ngomong cinta) cinta rakyat jelata…
(kalo ngomong cinta) tapi engkau membunuhnya…
(kalo ngomong cinta) adalah anugrah…
(kalo ngomong cinta) kenapa ada yang luka…
(kalo ngomong cinta) kenapa banyak yang mati…
(kalo ngomong cinta) ada pasti tujuannya…
itukah cinta itukah cinta kata kuncinya…
hey kau kau kawan sadarlah…
dunia punya cerita
cerita tentang cinta
cinta cinta pembodohan…
bagaikan bulan…
cinta pembodohan , by marjinal band
cinta cinta dan cinta …yeah sepenggal lirik
lagu marjinal yang menurut gw asik banget karena mengkritik para
panggila cinta ,maaf para pemuda pemudi yang mengorbankan masa depan dan
nyawanya hanya karena cinta.perilaku bodoh dan stupid ( hayah sama aja
kang
).bunuh diri karena di tinggal pacarnya, karena di putusin ,karena di
duain, karena pacarnya selingkuh dengan selingkuhannya nya
,patah hati, sakit hati,cintanya di tolak, cinta dan cinta yang cemen.
belum lagi band2 sekarang ( major label
mainstream ) yang banyak menyuguhkan band2 yang kebanyakan lagunya
cemen.kenapa sih? oo mungkin lagi trend aja lagu2 cemen. gw sih setuju2
aja selama lagu itu mengajarkan cinta2an yang baik ( walo akhirnya cemen
juga ). Tema cinta2an yang cemen sudah menjadi hal yang mutlak jika lo
masuk di industri musik masa kini hayah jadi ga nyambung,
dan akhirnya para komsumsi industri musik ( mainstream ) itu sendiri
terutama kalangan remaja kita juga ikut ketularan cemennya
(oknum),lemah! ( sory bos persfektif gw aja jangan terlalu dipikirin
)
tentu kita ingat berita bullshit! tentang si
cewe yang mati minum racun tikus ( eh bener ga ) trus terjun bebas dari
jembatan karena di tinggal sang pacar ( yang sempat ngetrend lagunya
ampe temen2 gw cewe cowo ngepens banget ma kisah lagu itu, cicay! ).
truss kasus percobaan bunuh diri terjun bebas dari atas tower ato apa
namany itu. anak SD yang gantung diri karena di tinggal sang kekasih
yang masih SD pula
dan kasus 2 cemen yang laen, percobaan bunuh diri minum baygon, minum racun serangga gantung diri di pohon tomat dll , depresi yang di akibatkan karena cinta ciee ila.
damm! sampai disitukah mental pemuda –
pemudi ini,kenapa mereka begitu mudahnya menyerah, begitu rapuhnya jiwa
mereka. sehingga jalan pintas, dengan mengakhiri hidup mereka.
Cinta (Tanah Air), Suatu Kebodohan?
Petang ini begitu lesu darah, mungkin karena
melewatkan makan tadi siang, namun ketika ‘membangunkan’ komputer, tidak
tahu ada daya tarik yang tidak dapat ditolak untuk masuk laman
kompasiana dan terpaku pada pojok tulisan terbaru yang memuat prosa
kompasianer berjudul kutinggalkan cinta yang bodoh.
Tiga kali tulisan tersebut dibaca berulang
kali, seraya menandaskan tidak salah mengerti dan salah mengambil
kesimpulan sebelum tulisan ini menyelinap mengisi halaman kompasiana.
Memang tidak dimaksudkan untuk mempertanyakan arti cinta yang bodoh,
apalagi hendak menyalahkan yang empunya tulisan.
Sejenak pikiran saya pun terpental, persis manakala cerita lebaran ditulis dan diturunkan di tengah jebakan broadband
selain sergapan kemacetan mudik. Apakah kesadaran ‘cinta’ mendasari
sebelas tulisan yang muncul, sementara kompasianer lain asyik masyuk
dengan keluarga mereka? Ataukah ‘kebodohan’ seperti dimaksudkan oleh
kompasianer yang satu ini?
Akhirnya, saya menerawang pada perjuangan
manakala bangsa Indonesia di tahun empat puluh lima. Para pejuang
mempertaruhkan harta, bahkan nyawa demi ‘cinta tanah air’ yang tidak
rela ibu pertiwi dijajah. Kebanyakan pejuang ini harus mati berkalang
tanah menjadi tumbal cinta tanah air. Mereka yang sekarang telah ada di
pusara tanpa batu nisan atau berada di balik taman makam pahlawan, tahu
betul apa arti cinta tanah air sehingga dibela sampai mati.
Apabila cinta harus memperlihatkan imbalan
atas pengorbanan yang dikeluarkan sehingga tidak dikatakan kebodohan
yang harus ditinggalkan. Lalu, seperti apa cinta yang pintar agar
senantiasa berada dalam dekapan?
Langganan:
Komentar (Atom)
